Why it matters

Selayaknya pasangan lain, hubungan kami si pasangan alay ini pun ga selalu mulus bak paha bayi. Segala hal bisa jadi topik perdebatan, termasuk hal-hal yang remeh temeh semacam foto profil di pesbuk ato WA. Sungguh sangat berbudi pekerti luhur kan obrolan kami? 🙂

Beberapa saat lalu,  kami lagi ngambek-ngambekan gituu. Perihal saying I love you.  Iyaa,,,kami bedua emang suka ribed sendiri deh *tutup muka*. Karena ngambek, saya ga mau ngucap kata-kata sakti itu. Berhari-hari.

Lalu, pada suatu hari (ehh…berasa dongeng hihi), saya yang lagi iseng buka-buka IG ngeliat IG salah seorang hijaber tenar ibukota. Mbak-nya ini cantik sekali, dan setau saya juga belum lama menikah. Pestanya heboh deh, well, keliatannya sih ya dari hasil dokumentasi dibeberapa blog hijaber lainnya. Dari fotonya di IG sih, kayaknya juga baru dikaruniai bayi yang lucu.

Tapi, ada yang lebih menarik perhatian saya. Di profilnya, mbak cantik itu menuliskan istri dari “alm”.

DEG!!!

Saya scroll down terus dan nemuin kalo ternyata suaminya meninggal karena kecelakaan lalu lintas ( motor) dalam perjalanan menuju kantornya. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.  Saat itu, si mbak masi mengandung dan tengah menghitung hari pertemuan dengan putri pertama mereka. Nangis-nangis deh bacanya.

Seketika teringat ama suami. Suami saya juga pake motor, pulang pergi dari Depok ke kantornya. Pake motor aja udah 1,5 jam sendiri. One way loh itu!! 😦

Satu hal yang saya tekankan padanya, untuk selalu ngabarin. Dan ketika akhirnya dapat kabar kalo dia sampe di kantor, ato di rumah, selalu saya jawab dengan Alhamdulillah.

Berterimakasih pada Yang Punya Hidup yang telah menjaga suami selama dalam perjalanannya. Tentunya bukan ucapan sekedar lip service. Namun, arti kesyukuran atas tibanya suami di tempat tujuan (kantor, rumah ato manapun) lebih teresapi setelah saya membaca IG mbak  hijaber tadi.

Meski kadang nyebelin, tapi saya ga bisa bayangin gimana hidup tanpa si pria pujaan dari Depok itu. Just because,,,

you-are-someones-reason-to-smile-quote-1

You are my reason to smile 🙂

Above all, I want you (yes, you stalker 😛 ) to know that I love you, more than words can say.

Because,,,

you-matter

You matter 🙂

 

Advertisements

4 thoughts on “Why it matters

  1. emaknyashira

    Gw juga tauu mbak yang di IG itu, sediiih banget pas tau. Sampe gw unfollow loh, bukan apa2, gw merasa bersalah jadi selalu memandang dia dengan kacamata “kasian ya”

    Reply
    1. NanaBanana Post author

      Mb Etty, awalnya malah gw ga mau buka IG-nya. (Takut) jeles ama hidupnya yang (nampak) sempurna. Aduhh malu hatinya pas tau ketegarannya *tutupmuka*. Ga follow sih, tapi nongol di feed IG karena aku follow IG hijaber hit se-indonesia. Ealahh…lha kok malah curhit inihh *sodorin tangan minta pisgor*

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s