Lebaran perdana

Sekali lagi, kami ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435H.

Taqabbalallahu minnaa wa minkum shiyamana wa shiyamakum

Ini merupakan event perdana bagi kami, dan kami memilih untuk merayakannya berdua saja. Apa yang saya alami kemarin masih membekas dihati.

Gaa..udah ga sedih lagi kok. Cuma ngehindarin awkward moment aja.

You know, the moment when your friends or relatives “casually” asked if you’re pregnant after 7 months of marriage.

And then You would answer coldly,

“yes, and as a matter of fact, I’ve just had a miscarriage 2 weeks ago. We lost our baby”

………………………………………………..

………………………………………………..

………………………………………………..

And there, the long awkward pause.

Percayalah, momen tersebut sudah dan berulang kali terjadi ketika beberapa kawan bertanya kepada saya. Mungkin karena emang niatnya iseng dan kepo aja, atau memang perhatian.

To save them from “that”, hubby and I decided to enjoy this blissful day alone, just the two of us.

Suami sudah datang dari hari Sabtu tanggal 26 Juli, dengan membawa ketupat dan opor kering buatan mama mertua. Tak lupa kastengel  yang jadi kue favorit saya.

Bukaann…bukannya si nyonyah ini malas, tapi karena dapur sepenuhnya dikuasai oleh ibu kost yang masak besar-besaran.

Saya sendiri baru memasak opor (baca: memberi santan pada opor kering) di subuh hari menjelang sholat Ied.

Jadi juga lebaran dengan ketupat, opor dan rendang buatan mama mertua 😛

Sayangnya hanya suami yang pergi ke mesjid untuk sholat Ied. Dilanjut dengan sungkem sang estri ke suami.

Tampaknya, inilah yang akan jadi tradisi lebaran keluarga kami di masa mendatang. Semoga di tahun depan, akan ada anak kicik yang ikutan sungkem ke ayah dan ibunnya. Aamiin.

As a bonus, here are our first family pictures.

4

3

2

5

How was your Eid celebration, friends?

Advertisements

5 thoughts on “Lebaran perdana

  1. putriphita

    Ini macem keluarga seleb gitu ga si?Keceeee ih lebarannya putih-putih ❤ ❤

    Aku brebes mili baca kalimat ini.."Semoga di tahun depan, akan ada anak kicik yang ikutan sungkem ke ayah dan ibunnya"..ikut mendoakan..dan ikut berdoa juga hal yang sama ;')

    btw, kursinya bagus neng, pinjem boleh?haha

    Reply
    1. NanaBanana Post author

      aihh selebbb *idung terbang ke mars. Sapa dulu dong yang punya ide seragaman putih-putih..hehe *tunjuk suamih.
      btw itu kursi yang ada di ruang tamu kost-an, punya si ibu kost ntuh.

      Aamiin, saling berdoa dan mendoakan yah… 🙂

      Reply
    1. NanaBanana Post author

      lhaa mbak etty, bukannya itu yang penting? MAKAN!!! *histeris.
      anyway, the credit belongs to my husband lah..itu baju putih adalah baju seserahan yang dgn niatnya digembol dari Depok. Suami jg niat beli sarung dan peci putih biar mecing.
      terus peran sang estri apa? duduk manis dan senyum dipoto ajuah dong..
      huahaha…

      Reply
  2. Pingback: Never never never! | ourlivetogether

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s