7 Des 2013 -Prosesi Adat Jawa

Cerita soal akad dan resepsinya nyusul yah. Adatnya aja yang duluan nih.
Seperti yang bisa dilihat dari posting sebelumnya, adat yang dipake di kawinanku itu adat jawa (Yogyakarta tepatnya).
Meski ga full mengikuti pakem karena alasan waktu dan tentu aja biaya yang bakal bengkak karena bahan-bahannya yang mungkin tidak tersedia di Bandung. Entah sih, tapi sepanjang survey ke beberapa perias di Bandung, semuanya menyatakan adanya biaya tambahan untuk adat jawa.

Berikut adalah prosesi yang dilakukan :

Upacara Panggih atau temu penganten
Dilaksanakan setelah ijab Kabul.
Penganten pria diantar oleh saudara-saudaranya kecuali kedua orang tuanya yang tidak boleh hadir dalam upacara ini.
Pengantin pria bersiap di tempat yang telah ditentukan, sedangkan pengantin wanita berada di dalam kamar pengantin. Orang tua pengantin wanita sudah siap menyambut kedatangan pengantin pria.

Liron kembar mayang
Saling menukar kembang mayang antara kedua mempelai yang diwakili oleh saudara-saudara mereka dengan makna dan tujuan bersatunya cipta, rasa, dan karsa demi kebahagiaan dan keselamatan.

kembarmayang

kembar mayang

lironkembar mayang

Balangan Suruh Gantal 
Kedua penganten bertemu dan berhadapan langsung pada jarak sekitar dua atau tiga meter, keduanya berhenti dan dengan sigap saling melempar ikatan daun sirih yang diisi dengan kapur sirih dan diikat dengan benang.
Biasanya sih ganjil, total 7 gantal Cowo 4 cewe 3.
Tapi karena persiapannya ngedadak, akhirnya kami Cuma dikasi 1 gantal. Dan sayangnya lagi, ga kefoto deh tuh pas lempar-lemparan. Ya naseeb.
Keknya pada terpesona alias ora ngarti karena semua acara pakai pakem jawa asli alias MC berbahasa jawa poll.  Haha. *ketawa miris*

Wiji Dadi atau Ngidak endhog 
Pengantin pria menginjak telur ayam kemudian dibersihkan atau dicuci kakinya oleh pengantin wanita.
wijianwijik

   wijik dadiwijik dadhi

Sindur Binayang
Di dalam ritual ini ayah pengantin perempuan menuntun pasangan pengantin ke kursi pelaminan, ibu pengantin perempuan menyampirkan kain sindur sebagai tanda bahwa sang ayah menunjukkan jalan menuju kebahagiaan dan sang ibu memberikan dukungan moral.
sinduran

Timbang / Pangkon
Di dalam ritual ini pasangan pengantin duduk di pangkuan ayah pengantin perempuan, dan sang ayah akan berkata bahwa berat mereka sama, berarti bahwa cinta mereka sama-sama kuat dan juga sebagai tanda kasih sayang orang tua terhadap anak dan menantu sama besarnya.
Sayangnya fotonya ga ada yang cakep  nih, tapi cukuplah keliatan betapa bokap gw nyempil hihi (dan menahan derita beratnya anak mantu haha) *anak durhaka.
     pangkon

timbang

Kacar-kucur / Tampa Kaya
Pengantin pria akan menuangkan kacang kedelai, kacang tanah, beras, jagung, beras ketan, bunga dan uang logam (jumlahnya harus genap) ke pangkuan perempuan sebagai simbol pemberian nafkah. Pengantin perempuan menerima hadiah ini dengan dibungkus kain kemudian diberikan kepada ibu pengantin wanita.
kacarkucur  kacarkucur

 

 

Dahar Kembul / Dahar Walimah/Dulangan
Kedua pengantin saling menyuapi nasi satu sama lain yang melambangkan kedua mempelai akan hidup bersama dalam susah dan senang dan saling menikmati milik mereka bersama.
Bisa diliat di foto ini, betapa mangapnya diriku.
Suami yang jail sih sebenernya,  karena dia sengaja milih nasi yang besar kepalannya. Uhh…I ni sebenernya pertanda kalo gw menikahi pria super jail. Sigh.

dulangan ngunjuk

Mertui
Orang tua pengantin perempuan menjemput orang tua pengantin laki-laki di depan rumah untuk berjalan bersama menuju tempat upacara. Kedua ibu berjalan di muka, kedua ayah di belakang. Orang tua pengantin pria duduk di sebelah kiri pasangan pengantin, dan sebaliknya.
Sayangnya, ga ada fotonya nih. hiks.

Sungkeman
Kedua pengantin bersujud memohon restu dari masing-masing orang tua. Pertama-tama ayah dan ibu pengantin perempuan, kemudian baru ayah dan ibu pengantin pria.

sungkeman

Advertisements

One thought on “7 Des 2013 -Prosesi Adat Jawa

  1. Pingback: 7 Des 2013 – Resepsi | ourlivetogether

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s