Priwed oh priwed

Sebenernya, ga ada rencana sama sekali buat bikin pre-wed. Secara budget dan waktu yang mefet yang terkadang bikin sayapengen ngefettt (hey, it rhymes!).
Namun apalah daya, akhirnya kami foto juga demi menyukseskan ego sang ratu yang ga mau kalah ama anggota gank- nya yang lain *beuhh…hari gene, nyokap2 pada saingan aja dalam perhelatan mantu*
Selain itu, prewed ini juga paketan foto dokumentasi kawinan sih, sayang aja kalo ga diambil *ogah rugi*.
Hamdallah wa syukurillah, masalah foto dan dokumentasi ini disponsori oleh adik tercinta *kecup basah muwah muwahh hihi*.
Akhirnya grabak grubuk nyiapin property dan konsep yang kita mau.
Berikut ini step-step yang kami siapkan dalam menyiapkan prewedding.

1. Tentukan tema, mau casual atau formal.
Indoor atau outdoor. Itu yang utama!
Kami sepakat untuk berfoto di gedung tempat kami menikah nanti.
Sayangnya, gedungnya dipake pas ditanggal dimana saya  bisa mudik. Hiks.
Walhasil kami sepakat untuk sewa studio aja dengan tema kasual aja lah yaw.
Unik Fotografi
Jl. Setiabudhi 159 (Depan kampus NHI) – (022) 91292304
Harga sewa : Rp.50.000/jam, Rp.225.000 / 6 jam
Fasilitas, di antaranya : Ruangan 4x7m ber-AC, 4 titik lampu, properti seperti sofa, bar stool, dll.
https://www.facebook.com/UnikFotografiBandung

2. Browsing browsing dan browsing contoh-contoh foto prewed yang ada di internet.
Karena waktu yang mepet, ga mungkin kalo kami harus nyiapin konsep dari awal.
Jadi kami putuskan untuk nyontek foto-foto yang kami sukai.
Apalagi bagi saya si capeng keukeus yang ga  bisa pose dan gaya, sungguh suatu hil yang mustahal buat cari ide cara bergaya nan caem.
Saya cuma mikir kalo nyontek ide foto is not a crime. Hihi *asalll*

3. Dari foto-foto inceran tersebut, kami mulai ngebut property yang diperlukan.
Yang kami siapkan antara lain:
Frame atau figura
Rak buku dan buku-bukunya (sekoper gede ajuah)
Origami burung yang diikat tali transparan.
Blackboard kecil pleus kapur.
Print out tulisan bride dan groom.
Dll
Yang mana keseluruhan properti ngabisin space mobil aja dong. Niat emang yak?

4. Pas ketemu fotografer, sampaikan apa yang dimau.
Karena saya yang browsing dan nyimpen hasil foto-foto tersebut di tab, tinggal sodorin aje deh.

5. bergaya dan pose senatural mungking, yang mana itu sungguh sulit bagiku.
Mending disuruh nungging atau lompat-lompat ddaripada foto bak model.
Tapi syukurlah, it’s a wrap.

Hasilnya masi belom kita dapet semuanya dari fotografernya.
Cuma kita minta yang bakal kita pake buat e-invite buat temen-temen. (yang mana, ga kepake aje dong dong).
Mamer aja lah ya disini…boleh dong, qaqaaaa! *dilempar kolor*.

Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s